image05 image06 image07

300x250 AD TOP

Cari Blog Ini

Kenali Saya

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

apa yang seharusnya???

FoLLowerS

Feature Label Area

Rabu, 23 Agustus 2017

Tagged under:

apa yang seharusnya???

22 tahun sudah berlalu, teteapi aku masih belum mampu membuat apa apa yang berarti. melihat teman temanku berkarya, aku turut senang dan bahagia. sedangkan aku masih menjadi pecundang.

merindukan tiap hari tentang masa masa belasan tahun yang masih ceria tanpa beban, mencari jati diri, yang akhirnya membuat aku menyesal dihari ini, kenapa??  aku juga tidak mengetahuinya. kenapa bisa? nasibku berbeda dengan mereka. kurang apa aku?

APA YANG SEHARUSNYA ???

Senin, 20 Juni 2016

Tagged under:

Ch 2 Biarkan Waktu Yang Menjawab



BIarkan Waktu Yang Menjawab
Kepada sang ESA aku bermunajat “Ya tuhan sungguh aku sangat mencintaimu dari segala apa yang ada di alam semesta ini. Sungguh aku tahu, hanya kepada-Mu aku bersujud, meminta ampun, meminta berkah, meminta rizqi, meminta sega bisa la apapun. Aku tahu, hanya mampu meminta dan meminta. Tak ada tempat untuk meminta selain pada-Mu. Detik ini, hari ini, malam ini aku meminta kepada-Mu Ya Rabb, mudahkanlah semua urusanku dunia maupun akhirat, mudahkanlah rizqi orang tua hamba, tunjukanlah hamba jalan menuju surga firdaus-Mu. Sungguh memohon kepadamu dekatkanlah dia bila memang dia yang terbaik, dan jauhkan lah dia bila memang dia bukan yang terbaik untuk hamba, namun semua aku pasrah, berserah diri pada-Mu. Menerima semua apa yang menjadi takdir hamba.”
Pemuda itu berjalan tepat ke arah timur, kemeja panjang dengan motif garis pada bahu hingga siku Nampak serasi dengan paduan celana hitam dan sepatu vans putih. Dengan melangkah menyusuri pinggiran kota. Ia Nampak bercahaya, wajah yang penuh dengan kebahagiaantak ada guratan di mimic wajahnya. Tersenyum lepas tanpa beban, menyapa indahnya pagi dan mentari yang kian menunjukan diri kepada semesta. Sekian detik kemudian matanya tertuju pada sebuah papan nama berwarna silver dengan butiran-butiran kaligrafi yang menujukan sebuah pesantren juga dikenal dengan Ma’had.
“Assalamu’alaikum.”
“wa’alaikumussalam”
Tampak seorang pemuda dengan ramah menjawab, “iya, ada yang bisa saya bantu?”
“Apa benar ini Ma’had Al-Kayyis?”
“iya benar, mas sedang mencari seseorang?” Pemuda ramah dari ruangan tersebut berusaha mnebak maksut dari kedatangan pemuda yang ada dihadapanya.
“iya mas, anu mas… ini saya sedang mencari mas Ahmad. Ada mas?”
“sebentar saya liat dulu, sampeyang tunggu disini”
“iya mas, terimakasih banyak, maaf merepotkan.” Senyuman dan anggukan menunjukan sikap seorang yang sangat menghormati apa arti bertamu kepada seseorang.
Setelah merapihkan sarungnya, lelaki dalam ruangan tersebut berjalan menuju kedalam. Tampak halaman bawah terjajar rapi beberapa kendaraan para santri untuk menuntut ilmu di kampus UTM. Terdapat banyak poster aturan dan larangan tersebar di berbagai dinding Ma’had. Ada sebua poster yang unik “Selama Menjadi Santri PESMA, Boncengan dengan yang bukan mahromnya HARAM”. Walaupun hanya ma’had atau pesantren khusus mahasiswa, nuansa yang ada benar-benar menunjukan sebuah pesantren pada umumnya.
Sekian menit berlalunya pemuda dari dalam ruangan, muncul seorang Ahmad dengan baju ala santri yang terlihat sederhana. Menyapa dengan ramah kepada pemuda tamunya.
“Assalamu’alaikum” diiringi dengan membenarkan posisi kopiah yang dikenakanya.
“Wa’alaikumussalam”
“ternyata sampeyan toh Noor, Monggo-monggo, ayo masuk” dengan menggandeng tangan pemuda yang ternyata adalah benama Noor untuk mengikuti Ahmad kedalam. “tak kira tadi siapa, ternyata kamu toh Noor.maklumlah Jarang- jarang aku ada tamu”
“ iya mas, maaf sebelumnya kalo kedaatangan saya mengganggu mas “
“Ya ndak to Noor, malah aku seneng kalo ada tamu, ben rame biar ada temenya ngobrol, bosen aku di PESMA lagi sepi orang.” Dengan sedikit tertawa mencairkan suasana Noor yang terlihat tegang.
“Bentar Noor, waktunya adzan Sholat dulu nanti dilanjutlagi ngobrolnya,  kita jamaah sama anak-anak pesma yang lain“.
“loh disini kalo sholat harus jamaah ya mas?”. Sedikit heran dengan ucapan dari Ahmad.
“loo kamu ini gimana to kamu ini, kan sholat jamaah itu pahalanya 27 kali dari sholat sendiri-sendiri, namanya santri ya harus jamaah, kalo dia lagi di perjalanan baru dimaklumi, tapi kalo dia lagi leyeh-leyeh, marung nah iki seng kudu dibenerne. Ayo sana ambil wudhu, kalo mau kekamar mandi itu sebelah sana”. Dengan menunjukan posisi kamar mandi yang terletak di sebelah pojok utara.
Selama Ahmad berada di PESMA ia belajar tentang ilmu dan agama, termasuk didalamnya dalah tentang sholat berjamaaf, fadhilah-fadhilah sholat berjamaah telah Ahmad terima dengan ikhlas. Dan sekarang Ahmad adalah pemuda yang tidak pernah meninggalkan sholat berjamaah, kecuali bila keadaan yang tidak memungkinkan. Tetapi ia adalah pemuda gigih yang istiqomah, dirinya optimis surge adalah tujuan utamanya.
Usai menjalankan sholat dhuhur berjamaah pemuda-pemuda itu melanjutkan perbincangan ngalor ngidul tak menentu. Kemudian sampai pada titik utama pembicaraan.
“mas sampeyan besok jumat ada waktu ndak?, saya mau minta tolong sama sampeyan.”
“Insyaallah saya ndak ada kegiatan, Noor. Minta tolong apa ya Noor??” seakan heran dengan Noor yang tiba-tiba meminta tolong. Ahmad mencoba menerka apa yang diinginkan nor.
“anu mas, saya minta tolong, mas bisa ndak hari jumat besok jadi pembicara dikajian lembaga dakwah kampus, temanya tentang keutamaan berjamaah, persis yang mas tadi sebelum sholat bicarakan ”.
Fathan Noor adalah anggota lembaga dakwah kampus yang sangat aktif, dimanapun kajian diadakan, Noor tidak akan pernah absen dari kajian itu. Nor adalah pemuda yang haus akan ilmu. Dan Ahmad adalah orang yang mampunyai kekaguman tersendiri pada diri Noor. Dari segi semangat memperoleh ilmu dan aktif didalam kajian adalah sisi yang disukai Ahmad.
“Ah Noor kamu kalo bicara ya jangan mengada-ada, masak aku yang notabene masih rendah ilmu dan agamanya suruh jadi pembicara, ya ndak pantes lah.” Tidak ada kaget dan kekhawatiran di raut muka Ahmad, menanggapinya dengan santai.
“Mas, kemarin setelah rapat pengurus untuk siapa yang akan menjadi pembicara pada kajian minggu ini. Dan mas terpilih untuk menjadi pembicara dan itu disetujui langsung oleh Pembina.” Noor Berusaha meyakinkan Ahmad yang terlihat tidak percaya.
“Jadi, beneran toh Noor, kamu ndak ngapusi” raut yang tadinya santai berubah tegang dalam sekejap, seakan tidak percaya apa yang dikanakan Noor itu serius.
“Iya mas,l aku ndak ngapusi sampeyan”
“Waduh, yak apa ini kok bisa saya yang disuruh jadi pembicara” sambil menepuk dahi, membenahi posisi duduknya. “itu ndak bisa diganti toh Noor”. Mencoba memberikan solusi lain aga dirinya diganti.
“waduh mas, udah ndak bisa, waktunya sudah mepet.” Berusaha meyakinkan ahmad agar dirinya mau untuk menjadi pembicara.
“gimana ya Noor,…..” bingung bercampur menjadi satu hingga tak menemukan solusi yang tepat, Ahmad tidak mampu mengeluarkan kata-katalagi.
“Bisa mas ya..” dengan menjulurkan kedua tangan seakan memohon kepada Ahmad.
“ini beneran gak bisa dig anti, kalo ndak bisa, ya terpaksa, dengan berat hati Insyaallah..”
“InsyaAllah bisa mas? Iya mas nanti untuk waktu dan tempatnya di Aula A jam 15.00”
“insyaAllah” dengan raut wajah tegang, bingung, ragu dan lain sebagainya, Ahmad pasrah dan berat hati untuk menjadi pembicara pada kajian tersebut, yang sering juga Ahmad ikuti walaupun tak se konsisten Noor.
Setelah berjam-jam membicarakan apa saja yang dapat dibicarakan, Noor kemudian pamit undur diri. “Walaikumussalam” Ahmad balik menyapa seiring  Noor yang semakin menjauh dari pandanganya, fokusnya bukan kepada Noor, melainkan permintaan Noor kepadanya untuk menjadi pembicara pada kajian lembaga dakwah kampus. Seakan menjadi beban yang sangat berat hingga maghrib menjelang Ahmad masih memikirkanya. Tidak tau apa yang nantinya akan dia bicarakan.
Ahmad, selain dia adalah pemuda yang ramah, baik dan pintar juga dikenal mahasiswa yang mampu mengajak seseorang berbuat baik. Aura untuk mengajak itulah yang menjadi nilai tambah untukm Ahmad. Para dosen pun juga banyak yang sudah Ahmad ajak untuk berbuat baik, salah satunya ialah berzakat, infaq dan shodaqoh melalui LAZIS (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh). Mereka yakin Ahmad memiliki kemampuan Berdakwah dengan baik, namun masalah yang ada adalah pada Ahmad sendiri. Rasa percaya diri yang kurang dan optimisma yang kurang membuat Ahmad memiliki keinginan untuk berdakwah. Ia pikir berdakwah sulit untuk dilakukan. Padahal sudah banyak diantara teman-temanya yang meyakinkan Ahmad. Semua teman-teman Ahmad membiarkannya, karena hanya waktu yang mampu menjawabnya. .


Rabu, 08 Juni 2016

Tagged under:

Perbuatan Dosa yang Biasa


Assalamualaikum warroatullohi Wabarokatuh Alhamdulillah, 

Pada kesempatan kali ini saya ingin menyampaikan hasil tausiyah tarawih oleh ust. Angga (Mahasiswa Universitas Trunojoyo dan Santei Peaantren Mahasiswa Al-Kayyis).

Sebelum itu marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita terhadap الله SWT, dengan rahmat, taufik serta hidayahnya kita masih diberikan kespatan untul merasakan kenikmatan bulan puasa , bulan yang penuh rahmat, berkah dan segala ampunan selama setahun ke belakang. Semoga kita twrmasuk didalamnya amiin. Kedua kalinya kita panjatkan sholawat serta salam pada baginda ROSULULLOH Nabi Muhammada SAW. Berkat beliau kita mampu berjalan dalam agama yang diridhoi oleh الله yakni agama islam. 

Alhamdulillahhirobbil'alamin Tausiyah rutin yang diadakan selepas sholat tarawi bertempat di PESMA AlKayyis. Membahas tentang perbuatan dosa yang biasa. Maksut darinya adalah perbuatan perbuatan dosa yang kita anggap sudah mendarah daging . Misalnya didalam dunia mahasiswa atau remaja, berboncengan adalah hal yang sudah dianggap wajar bahkan oleh orang tua sudah dianggap lumrah. Apakah orang tua ini memang sengaja ataukah anak remaja ini yang belum memiliki ilmu tentang itu dan apakah hal ini sudah menjadi darah daging dari anak muda zaman sekarang?? Pertanyaan besar untuk itu. Kami selama dipesma AlKayyis menekankan kepada para santeinya untuk tidak melakukan perbuatan boncengan dengan lawan jenis tersebut. Setiap kali ada santri berboncengan dengan lawan jenis akan ada hukuman atas perbuatan tersebut. Walupun hukuman ini tidak mampu menghapus dosa yang telah diperbuat akan tetapi Inssyaالله akan mampu membuat para santri tidak melakukan perbuatan tersebut untuk yang kedua kalinya. 

Dijelaskan dalam riwayat Bukhari no. 4808 dan muslim no. 2740, dalam sabda beliau Shallallahu’alaihi Wasallam: “Aku tidak meninggalkan setelahku fitnah (keburukan/kerusakan) yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki melebihi (fitnah) kaum perempuan“ dijelaskan pada hadist diatas bahwasanya kaum wanita memiliki fitnah (keburukan dan kerusakan)bagi kaum laki laki yang lebih berbahaya. Tentu saja kecuali bagi mereka yang sudah memiliki ikatan di mata Allah yaitu se mahrom. Sesunguhnya kami takut atas fitnah fitnah yang mereka timbulkan (laki laki dan perempuan)akan merusak generasi selanjutnya dan bagi dirinya sendiri. Seaunggunya perbuatan ini yang sering juga disebut "PERGAULAN BEBAS"menjadi perusak tatanan moral dan agama. Yang membuay laki-laki dan perempuan berpacaran, Bersentuhan kulit secara sengaja dan juga lain sebagainya yang dapat mendorong mereka untuk melakukan perbuatan zina dan akhlak tercela lainya. Imam Ibnul Qayyim berkata: “Tidak diragukan lagi bahwa membiarkan kaum perempuan bercampur (bergaul) bebas dengan kaum laki-laki adalah biang segala bencana dan kerusakan, bahkan ini termasuk penyebab (utama) terjadinya berbagai melapetaka yang merata. Sebagaimana ini juga termasuk penyebab (timbulnya) kerusakan dalam semua perkara yang umum maupun khusus. Pergaulan bebas merupakan sebab berkembang pesatnya perbuatan keji dan zina, yang ini termasuk sebab kebinasan massal (umat manusia) dan wabah penyakit-penyakit menular yang berkepanjangan. 

HR at-Tirmidzi (no. 2165) dan Ahmad (1/26), dinyatakan shahih oleh imam at-Tirmidzi dan Syaikh al-Albani HSR al-Bukhari (no. 2844) dan Muslim (no. 1341) HSR al-Bukhari (no. 4934) dan Muslim (no. 2172) Lihat kitab “Fathul Baari” (9/332) Lihat keterangan syaikh al-Albani dalam “Silsilatul Ahaadiitsish Shahiihah” (1/395) HR ath-Thabarani dalam “al-Mu’jamul kabiir” (no. 486 dan 487) dan ar-Ruyani dalam “al-Musnad” (2/227), dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albani dalam “Silsilatul ahaadiitsish shahiihah” (no. 226). HSR al-Bukhari (no. 5546) HR Abu Dawud (no. 567), Ahmad (2/76) dan al-Hakim (no. 755), dinyatakan shahih oleh Imam al-Hakim, adz-Dzahabi dan Syaikh al-Albani HR Ibnu Khuzaimah (no. 1685), Ibnu Hibban (no. 5599) dan at-Thabrani dalam “al-Mu’jamul Ausath” (no. 2890), dinyatakan shahih oleh Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, al-Mundziri dan Syaikh al-Albani dalam “Silsilatul ahaaditsish shahiihah” (no. 2688) HR an-Nasa’i (no. 5126), Ahmad (4/413), Ibnu Hibban (no. 4424) dan al-Hakim (no. 3497), dinyatakan shahih oleh imam Ibnu Hibban, al-Hakim dan adz-Dzahabi, serta dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albani. Dari kumpulan hadist diatas dapat ditarik bahwa Islam mengharamkan semua sebab yang menjerumuskan ke dalam perbuatan buruk ini, di antaranya7 : 

1. Diharamkannya menemui perempuan yang tidak halal dan berduaan dengannya, termasuk berduaan dengan sopir di mobil, dengan pembantu di rumah, dengan dokter di tempat prakteknya dan lain-lain.Banyak dalil yang menunjukkan hal ini, di antaranya sabda RasulullahShallallahu’alaihi Wasallam: “Tidaklah sekali-kali seorang laki-laki berduaan dengan seorang perempuan kecuali setan akan menjadi yang ketiga“. 

2. Diharamkannya bersafar (melakukan perjalanan jauh) bagi perempuan tanpa laki-laki yang menjadi mahramnya (suami, ayah, paman atau saudara laki-lakinya). Dalil yang menunjukkan hal ini juga banyak sekali, di antaranya sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: “Janganlah sekali-kali seorang perempuan bersafar kecuali bersama dengan mahramnya“. 

3. Diharamkannya memandang dengan sengaja kepada lawan jenis, berdasarkan firman AllahTa’ala:“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka” (QS an-Nuur: 30-31). 

4. Diharamkannya menemui seorang perempuan tanpamahram, meskipun dia saudara suami (ipar), berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: “Waspadalah kalian (dari perbuatan) menemui perempuan (tanpa mahram)“. Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, bagaimana denganal-hamwu (ipar dan kerabat suami lainnya)? Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda “al-Hamwu adalah kebinasaan”10 Artinya: fitnah yang ditimbulkannya lebih besar karena bisanya seorang perempuan menganggap biasa jika berduaan dengan kerabat suaminya. 

5. Diharamkannya laki-laki menyentuh perempuan, meskipun untuk berjabat tangan12. Berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: “Sungguh jika kepala seorang laki-laki ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik baginya dari pada dia menyentuh seorang perempuan yang tidak halal baginya“. 

6. Diharamkannya laki-laki yang menyerupai perempuan dan sebaliknya. Berdasarkan hadits berikut: Dari shahabat yang mulia, Abdullah bin ‘Abbasradhiallahu’anhu, beliau berkata: “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam melaknat laki-laki yang menyerupai perempuan dan melaknat perempuan yang menyerupai laki-laki“. 

7. Disyariatkan dan dianjurkannya bagi kaum perempuan untuk shalat di rumah dan itu lebih baik/utama daripada shalat mereka di masjid, dalam rangka menghindari fitnah yang timbul jika mereka sering keluar rumah. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Janganlah kalian melarang para wanita (untuk melaksanakan shalat) di masjid, meskipun (shalat mereka) di rumah-rumah mereka lebih baik bagi mereka“.

8. Diharamkannya perempuan sering keluar rumah tanpa ada keperluan yang dibenarkan dalam syariat dengan syarat tidak berdandan dan bersolek karena akan menimbulkan fitnah bagi laki-laki. Allah Ta’alaberfirman:“Dan hendaklah kalian (wahai istri-istri Nabi) menetap di rumah-rumah kalian dan janganlah kalianbertabarruj (sering keluar rumah dengan berhias dan bertingkah laku) seperti (kebiasaan) wanita-wanita Jahiliyah yang dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait (istri-istri Nabi) dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya” (QS al-Ahzaab:33).Dan dalam hadits yang shahih Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya wanita adalah aurat, maka jika dia keluar (rumah) setan akan mengikutinya (menghiasainya agar menjadi fitnah bagi laki-laki), dan keadaanya yang paling dekat dengan Rabbnya (Allah Ta’ala) adalah ketika dia berada di dalam rumahnya“. 

9. Diharamkannya perempuan keluar rumah dengan memakai wangi-wangian dalam bentuka apapun, karena akan menimbulkan fitnah yang besar. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam betrsabda: “Seorang wanita, siapapun dia, jika dia (keluar rumah dengan) memakai wangi-wangian, lalu melewati kaum laki-laki agar mereka mencium bau wanginya maka wanita adalah seorang pezina”. 

Maka dari itu kita sebagai santri dan kaum muslim harus tau batasan batasan apa yang di syariatkan islam. Dan menjauhi larangan serta melaksanakan kebaikan dan anjuran-Nya. Wallahua'lambiashowabb 

Demikianlah dan semoga tulisan ini bermanfaat bagi kaum muslimin untuk memotivasi mereka agar menjauhi hal-hal yang dilarang dalam agama Islam, guna menjamin keselamatan dan kebaikan hidup mereka di dunia dan akhirat.

Senin, 06 Juni 2016

Tagged under:

Ch1 Bingkisan



Sosok anggun nan ramah berbekal krudung langit tanpa renda-renda panjang menutup sebagian tubuhnya hingga tepat dibawah dada.  Bercengkrama ramah, sopan yang tinggi tertanam didalam jiwa seorang perempuan yang menjadi kesempurnaan didalam hidupnya. “Aisyah, sapaan yang terdengar indah ditelingaku, bagai memecah langit tanpa suara” ucapan lirih yang hanya terdengar oleh hati Ahmad yang paling dalam.

Seorang Ahmad adalah mahasiswa  yang haus akan mimpi. Tinggi akan keinginan. Tak ada kata menyerah dalam kamus hidupnya. Sosok yang tidak begitu istimewa tidak menarik, namun sifat yang istimewa dari seorang Ahmad adalah kerabat bagi teman-temanya. Mahasiswa program study manajemen  yang berada pada tingkat empat tahu akan sifat yang rendah hati, ramah dan yang menjadi sebuah arti bagi teman-temanya adalah seorang ahmad yang mampu memberikan solusi ataupun cara akan masalah yang dihadapi oleh mereka. Tau akan keaadaan mereka,  kapan saat bahagia kapan saat sedih dan kapan saat mereka membutuhkannya. Sorang yang memiliki  jiwa langka yang tak pernah akan ditemui di manapun, dialah Ahmad.

“Aisyah”

“Aisyah”

“Aisyah” teriakan melengking khas dari seorang wanita
         
       Seorang Ahmad yang sedari tadi melamun dengan pandangan kosong, berubah dalam sekejap mata. kaget yang luar biasa. Dengan pelan tapi pasti Ahmad menoleh kearah belakang dengan hati cemas karena teriakan nama Aisyah, ragu karena benar atau tidaknya bahwa yang tadi diteriakan oleh seorang wanita adalah nama “Aisyah”, dan senang karena wanita yang menjadi pujaan hatinya, impianya ada di sekitarnya. seakan bercampur menjadi satu didalam hati.

                “Assalamualaykum ustadzah Aisyah” dengan nafas tersenggal-senggal wanita yang sedari tadi meneriakan nama “Aisyah” adalah Anni, mahasiswa Pendidikan IPA setara dengan Ahmad.

               Aisyah yang tadinya bingung mencari-cari asal teriakan, menemukan dan melangkah menuju Anni “Wa’alaykumussalam warrohmah. Ada Apa Ukhti Anni?”.
                
                 “Kamu bisa bantu saya?”
     
     “Bantu apa ya?? Ya selagi saya bisa dan mampu insyaAllah saya bantu”

   “Saya kan dapat tugas dari dosen saya, untuk meneliti tentang perkembangan lembaga dakwah kampus. Saya tau kamu kan anggota Lembaga Dakwah di kampus ini, iya kan?”

  “Iya, memang saya anggota Lembaga Dakwah kampus dan memangnya Ukhti mau mewawancarai saya?” dengan menebak maksut dari Anni

   “Nah tuh tau, pas banget, please…. tolong bantu aku Aisyah, nanti sebagai gantinya aku yang masakin buat kamu apa aja yang kamu mau, tapi jangan yang ribet-ribet,… he..he..he….. Kan kita satu kos ” ucapan Anni dengan menunjukan wajah melas seakan dunia ini mau runtuh.

  “iya .. iya saya bantu tapi diperpus aja ya?? Sekalian nih aku kembalikan buku, sudah hamper habis batas waktunya”

   “Oke Ai, kamu memang sahabat aku yang paling baik, cantik lagi ” wajah melas yang tadi menghiasi wajah seorang wanita yang bernama Anni lenyap begitu saja seakan ditelan bumi. Menunjukan wajah puas penuh kemenangan.

   “Ah kamu, kalau ada maunya aja baik-baikin temen, coba kalo temen mu lagi susah, gak pernah aku lihat kamu nolongin dia”
              
          Anni yang sudah berjalan mendahului, tak menghiraukan perkataan dari Aisyah, bagaikan angin yang lewat begitu saja. Sedangkan Aisyah berjalan pelan dan anggun dengan beberapa buku tebal di pelukanya.
        
             Tak bergerak sedikitpun dari tempatnya, diruangan 7 X 7 m duduk dengan memandang diluar jendala tempat berdirinya Aisyah dan Anni menjadi tempat yang begitu indah dipandanganya, beberapa menit yang lalu seorang impianya, belahan jiwanya berdiri beberapa meter darinya yang hanya terhalang kaca setebal satu centimeter. Namun semua itu bagai daun yang tertimbun bebatuan besar tanpa ada yang bisa mengangkatnya, hanya mampu menyimpan dalam diam.
        
            “Astaghfirullahal adzim,”

“Ya Allah,, terlalu tinggi aku bermimpi  ” Ahmad mengusap kepalanya, berusaha menyadarkan dari bayanganya tadi. “aku memang tak pantas memimpikanya”hayalan yang baru saja terjadi seakan sudah menjadi makanan bagi seorang Ahmad. 

Seakan waktu berlalu Ahmad yang tadi duduk dengan wajah kosong memulai perkuliahan dengan pikiran yang terbuka berusaha menerima apa yang disampaikan oleh Bu Nirma. Dosen mentalitas yang terkenal bersahabat baik dengan mahasiswa. Mengisi mata kuliah dengan motivasi yang sesuai dengan keadaan nyata yang terjadi. Dalam perkuliahan itu Beliau menyampaikan “Kalian tahu apa Bingkisan terindah di dunia ini yang Allah ciptakan??”. “Sebenarnya bingkisan itu adalah sesuatu yang dapat menjerumuskan kalian dalam kebaikan atapun malah kedalam keburukan dan kesesatan”. Seluruh mata yang memandang memiliki pertanyaan yang sama. BINGKISAN APA ITU?. Seakan tau apa yang ada dibenak mahasiswanya seorang Bu Nirma yang mampu memberikan semangat bagi mahasiswanya memberikan satu kata yang membuat seluruh mata yang tadi penuh akan tanya di buat seakan berubah Sembilan puluh derajat. “Bingkisan itu adalah …. NAFSU”. “Ada apa dengan nafsu, apa yang mebuatnya menjadi bingkisan terindah dan apa pentingnya bagi kami?? ” seorang mahasiswa yang memberikan pertanyaan beruntun tanpa jeda nafas membuat BU Nirma tertawa. “ha..ha…ha…. ketika kalian mengerti apa itu nafsu, kalian sudah terlalu tua yang tak memikirkan dunia lagi, carilah jawabanya itu sebelum kalian menjadi tua  taanpa mengerti apa itu nafsu!!”.

Perkuliahan telah usai semua mahasiswa yang tidak menerima pernyataan dari Ibu Nirma menunjukan mata kecewa. Sebaliknya dengan Ibu Nirma, beliau memperlihatkan mata yang puas dan bangga karena mampu memberikan kekecewaan yang mampu membuat mereka semangat menemukan jawabanya. Karena setelah memulai pertanyaan tersebut, ruangan 7 X 7 m itu menjadi kacau, tak terkendali akan mahasiswa yang terus meluapkan pertanyaan demi pertanyaan yang tak pergi jauh dari Nafsu. 

  Begitupun dengan Ahmad, juga mengalami keadaan yang sama seperti halnya teman-temanya. Mata yang penuh pertanyaan membuat ia seperti orang ling-lung. “Bingkisan Itu Adalah Nafsu” mengulang pernyataan dari Ibu Nirma didalam hati yang menjadi ruang kosong baginya, karena tidak menemukan apa arti?, apa maksut? dari Nafsu. 
Tagged under:

CAHAYA DIBAWAH CAHAYA SENJA

Ahmad Fachruddin Farqi


KENANGAN, Mampukah Aku ...??

Mentari mulai menarik dirinya ke-angkasa. Gemerlap cahaya pagi menerpa wajah tua yang lusuh penuh lekukan pertanda usia yang tak muda lagi. Kehangatan yang menerpa tubuh dari sang surya pagi mengirimkan kenangan masa lalu yang tak kan pernah terlupakan. Kenangan yang membuat dirinya bangkit dari keterpurukan. Kenangan yang membuatnya mengerti arti kehidupan. Dan kenangan yang berarti dalam hidupnya. Hanya mati yang mampu melupakanya. Hanya waktu yang mampu menghilangkanya dan hanya dirinya yang mampu menghapus semua kenangan, arti hidupnya selama ini. Kenangan 38 tahun lalu sudah terlalu membekas persis di seluruh bagian tubuhnya.

Sabtu, 04 Juni 2016

Tagged under:

BAHLUL "Pandai atau Bodoh?"

“Bahlul” adalah kata yang biasa kita gunakan untuk mensifati orang yang bodoh, tapi dari mana asal kata itu…..?
Dikisahkan, sesungguhnya BAHLUL seorang yang dikenal sebagai orang gila di zaman Raja Harun Al-Rasyid (Dinasti Abbasiyah).
Pada suatu hari Harun Al-Rasyid lewat di pekuburan, dilihatnya Bahlul sedang duduk disana.
Berkata Harun Al-Rasyid kepadanya :
“Wahai Bahlul, bilakah kamu akan berakal.. ?”,
Mendengar itu Bahlul beranjak dari tempatnya dan naik keatas pohon, lalu dia memanggil Harun Al-Rasyid dengan sekuat suaranya dari atas pohon,
” Wahai Harun yang gila, bilakah engkau akan sedar….? “,
Maka Harun Al-Rasyid menghampiri pohon dengan menunggangi kudanya dan berkata : “Siapa yang gila, aku atau engkau yg selalu duduk dikuburan….?”.
Bahlul berkata :
“Aku berakal dan engkau yang gila”,
Harun : “Bagaimana itu bisa…?”,
Bahlul : “Karena aku tau bahwa istanamu akan hancur dan kuburan ini akan tetap ada, maka aku memakmurkan kubur sebelum istana, dan engkau memakmurkan istanamu dan menghancurkan kuburmu, sampai- sampai engkau takut untuk dipindahkan dari istanamu ke kuburanmu, padahal engkau tahu bahwa kamu pasti masuk dalam kubur, maka katakan wahai Harun siapa yang gila di antara kita…?”.
Bergetarlah hati Harun, lalu menangis dengan tangisan yang sampai membasahi jenggotnya, lalu Harun berkata : “Demi ALLAH engkau yang benar, Tambahkan nasehatmu untukku wahai Bahlul”.
Bahlul : “Cukup bagimu Al-Qur’an maka jadikanlah pedoman”.
Harun : “Apa engkau memiliki permintaan wahai Bahlul….? Aku akan penuhi”.
Bahlul : “Iya aku punya 3 permintaan, jika engkau penuhi aku akan berterima kasih padamu”.
Harun : “mintalah…”
Bahlul : 1. “Tambahkan umurku”.
Harun : “Aku tak mampu”,
Bahlul: 2. “Jaga aku dari Malaikat maut”.
Harun : “Aku tak mampu”,
Bahlul: 3. “Masukkan aku kedalam surga dan jauhkan aku dari api Neraka”.
Harun : “Aku tak mampu”.
Bahlul : “Ketahuilah bahwa engkau dimiliki (seorang hamba) dan bukan pemilik (Tuhan), maka aku tidak perlu padamu”.
*Kisah ini dikutip dari kitab yang berjudul عقلاء ﺍﻟﻤﺠﺎﻧﻴﻦ “Orang-orang Gila Yang Berakal”
Tetapi kita menggunakan perkataan BAHLUL untuk mengatakan seseorang itu bodoh sedangkan ia adalah merupakan nama Ulama yang hebat.

Kamis, 21 April 2016

Tagged under:

Back To History


         🌟 NASEHAT IBU 🌟
Suatu pagi, seorang anak gadis bertanya pada ibunya :
“ Ibu, Ibu kok selalu terlihat cantik, Aku ingin seperti Ibu, beritahu Aku caranya.”
dengan Senyum haru dan Tatapan lembut, Si Ibu menjawab ;
“ Untuk bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik ”. “ Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum yang ikhlas kepada siapa pun… ”
“ Untuk mata yg indah menawan, lihatlah slalu kebaikan orang lain ”
“ Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan untuk fakir miskin… ”
“ Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang kepadamu…”
“ Untuk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kekotoran batin… ”
" Anakku.....
Janganlah sombong akan kecantikan fisik karena itu akan pudar oleh waktu.
Kecantikan dan Perilaku tdk akan pudar walau oleh kematian.
Biasakan mengucapkan 4 kata kepada siapapun dng santun ;
- Terima Kasih.
- Maaf.
- Tolong dan
- Permisi.
🌟Jika kamu BENAR, maka kamu tidak perlu marah.
🌟Jika kamu SALAH, maka kamu wajib minta maaf.
🌟Kesabaran dengan keluarga adalah KASIH.
🌟Kesabaran dengan orang lain adalah HORMAT.
🌟Kesabaran dengan diri sendiri adalah KEYAKINAN.
🌟Kesabaran dengan TUHAN adalah IMAN.
🌟Jangan terlalu mengingat masa lalu, karena hal itu akan membawa AIR MATA.
🌟Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa KETAKUTAN.
🌟Jalankan hidup ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa KECERIAAN ..!
🌟Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat kamu pedih atau lebih baik.
🌟Setiap masalah yg timbul bisa menguatkan atau menghancurkan.
🌟Pilihan ada padamu, apakah kamu akan memilih menjadi korban atau pemenang.
🌟Carilah hati yang indah, bukan wajah yang cantik.
🌟Hal-hal yang " Indah tidak selalu baik, tapi hal-hal yang baik akan selalu Indah "
Selamat menyambut Hari Kartini
April 2016
#disadur dari catatan Mom Erfaniah Zuhriah

Rabu, 20 April 2016

Tagged under:

CATATAN KECIL KARTINI


         �� NASEHAT IBU ��

Suatu pagi, seorang anak gadis bertanya pada ibunya :
“ Ibu, Ibu kok selalu terlihat cantik, Aku ingin seperti Ibu, beritahu Aku caranya.”
dengan Senyum haru dan Tatapan lembut, Si Ibu menjawab ;
“ Untuk bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik ”. “ Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum yang ikhlas kepada siapa pun… ”
“ Untuk mata yg indah menawan, lihatlah slalu kebaikan orang lain ”
“ Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan untuk fakir miskin… ”
“ Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang kepadamu…”
“ Untuk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kekotoran batin… ”

" Anakku.....
Janganlah sombong akan kecantikan fisik karena itu akan pudar oleh waktu.
Kecantikan dan Perilaku tdk akan pudar walau oleh kematian.

Biasakan mengucapkan 4 kata kepada siapapun dng santun ;
- Terima Kasih.
- Maaf.
- Tolong dan
- Permisi.

��Jika kamu BENAR, maka kamu tidak perlu marah.
��Jika kamu SALAH, maka kamu wajib minta maaf.
��Kesabaran dengan keluarga adalah KASIH.
��Kesabaran dengan orang lain adalah HORMAT.
��Kesabaran dengan diri sendiri adalah KEYAKINAN.
��Kesabaran dengan TUHAN adalah IMAN.
��Jangan terlalu mengingat masa lalu, karena hal itu akan membawa AIR MATA.
��Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa KETAKUTAN.
��Jalankan hidup ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa KECERIAAN ..!
��Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat kamu pedih atau lebih baik.
��Setiap masalah yg timbul bisa menguatkan atau menghancurkan.
��Pilihan ada padamu, apakah kamu akan memilih menjadi korban atau pemenang.
��Carilah hati yang indah, bukan wajah yang cantik.
��Hal-hal yang " Indah tidak selalu baik, tapi hal-hal yang baik akan selalu Indah "

Selamat menyambut Hari Kartini
April 2016

#disadur dari catatan Mom Erfaniah Zuhriah

Sabtu, 16 April 2016

Tagged under:

Tanya jawab bersama Ust Junaisi Sahal

بسم الله الرحمن الرحيم

☀⛅☀⛅☀⛅☀⛅☀
Tanya Jawab bersama
Ust Junaidi Sahal, tentang:
"MUSHIBAH"
☀⛅☀⛅☀⛅☀⛅☀

➰➰➰➰➰➰➰
(www.dar-alkayyis.com)
Fanpage UJ:
https://m.facebook.com/UstadzJunaidiSahal
➰➰➰➰➰➰➰

☀ TANYA ☀

Assalamualaikum, ustad saya mau tanya: apakah musibah atau ujian itu hanya di berikan pada orang2 yang beriman saja.

☀ JAWAB ☀

Wa alaikum salam..
Maaf baru jawab.

�� Mushibah Dan Cara Menghadapinya

Mushibah dalam Al Quran bisa berarti umum. Bermula dari kata Ashooba, Yushiibu, Mushiibatan. Yaitu berarti 'sesuatu yg menimpa'.
Dan hal itu bisa sesuatu yg baik dan juga bisa berupa sesuatu yg buruk.
Alloh berfirman:

مَّا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللّهِ وَمَا أَصَابَكَ مِن سَيِّئَةٍ فَمِن نَّفْسِكَ

Artinya :
“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.”
(QS. An Nisaa : 79)

Namun perspektif manusia secara umum, mushibah dipahami sebagai bencana saja...itu tdk terlalu salah.

Siapakah yg mendatangkan Mushibah?
Sudah tentu adalah Alloh.

ما اصاب من مصيبة الا باذن الله...

"Tidak satupun mushibah yg menimpa seseorg kecuali dengan izin Alloh..."
(At Taghoobun 11)

ما اصاب من مصيبة في الارض و لا في انفسكم الا في كتاب من قبل ان نبراها ان ذلك علي الله يسير .. الحديد ٢٢

Namun ada kalanya mushibah itu terjadi disebabkan ulah manusia yg telah merusak sistem keseimbangan Alam ciptaan Alloh.

و ما اصابكم من مصيبة فبما كسبت ايديكم و يعفو عن كثير

"Dan apa saja mushibah yg menimpa kamu disebabkan oleh perbuatan mu sendiri..."
(Asy Syuuro 30)

��  Macam-macam Mushibah:

1. Adzab ⏩ berlaku atas orang kafir.

2. Peringatan ⏩ berlaku atas muslim yang ashin.

3. Ujian ⏩ berlaku atas orang mukmin.

Didalam sebuah hadits disebutkan,”Demi yang jiwaku berada ditangan-Nya, tidaklah seorang mukmin ditimpa kegalauan, kesedihan, kepayahan bahkan duri yang menancap padanya kecuali dengannya Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya.”
(Tafsir al Qur’an al Azhim juz II hal 363)

Sedangkan bala atau cobaan maupun ujian juga telah disebutkan didalam Al Qur’an diantaranya firman Allah swt :

وَنَبْلُوكُم بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Artinya :
“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.”
(QS. Al Anbiya : 35)

4. Istidraj.

والذين كذبوا باياتنا سنستدرجهم من حيث لا يعلمون

"Dan orang2 yg mendustakan ayat2 kami , nanti kami akan menarik mereka dg berangsur-ansur (kearah kebinasaan) dg cara yg tdk mrk ketahui".
(Al a'raf 182)

��  Cara menghadapi musibah:

عجبا لأمر المؤمن ان أمره كله خير وليس ذلك لأحد الا المؤمن ان اصابته مراء شكر فكان خيرا له وان اصابته ضراء صبر فكان خيرا له (رواه مسلم

“Orang-orang beriman itu memang sangat mengherankan semua perkaranya serba baik, dan tak ada seorang pun yang seperti orang yang mukmin. Apabila dianugerahi kesenangan ia bersyukur, dan apabila tertimpa musibah, ia berlaku sabar. Hal inilah yang menjadikan dia selalu dalam keadaan baik”.
( Hadits riwayat Muslim).

1��Sabar. Sekalipun terkadang terlambat
2��Ridlo dengan mushibah itu.
3��Syukuri aja mushibah itu.

Wallohu Alam

☀⛅☀⛅☀⛅☀⛅☀

YA ALLOH......
JADIKAN KAMI AL KAYYIS

Kamis, 14 April 2016

Tagged under:

Faedah Jumat

Faedah Jumat Pagi... Ada banyak Jamaah Shalat jum'at yang pulang begitu saja setelah jumatan usai, padahal banyak faidah yang tersembunyi apabila jamaah
melakukan wirid/amalan setelah shalat, berikut kami tampilkan faidah-faidah tersebut:
( ﻓﻮﺍﺋﺪ ‏) ﺍﻻﻭﻟﻰ: ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ - ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ - ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ‏( ﺹ ‏) ﺃﻧﻪ ﻗﺎﻝ: ﻣﻦ
ﻗﺎﻝ ﺑﻌﺪﻣﺎ ﺗﻘﻀﻰ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ ﻭﺑﺤﻤﺪﻩ.
ﻣﺎﺋﺔ ﻣﺮﺓ، ﻏﻔﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻪ ﻣﺎﺋﺔ ﺃﻟﻒ ﺫﻧﺐ، ﻭﻟﻮﺍﻟﺪﻳﻪ ﺃﺭﺑﻌﺔ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﺃﻟﻒ ﺫﻧﺐ.
ﺍﻟﺜﺎﻧﻴﺔ : ﻋﻦ ﺳﻴﺪﻱ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻮﻫﺎﺏ ﺍﻟﺸﻌﺮﺍﻧﻲ - ﻧﻔﻌﻨﺎ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻪ - ﺃﻥ ﻣﻦ ﻭﺍﻇﺐ ﻋﻠﻰ
ﻗﺮﺍﺀﺓ ﻫﺬﻳﻦ ﺍﻟﺒﻴﺘﻴﻦ ﻓﻲ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﺟﻤﻌﺔ، ﺗﻮﻓﺎﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﺍﻻﺳﻼﻡ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺷﻚ،
ﻭﻫﻤﺎ: ﺇﻟﻬﻲ ﻟﺴﺖ ﻟﻠﻔﺮﺩﻭﺱ ﺃﻫﻼ * * ﻭﻻ ﺃﻗﻮﻯ ﻋﻠﻰ ﻧﺎﺭ ﺍﻟﺠﺤﻴﻢ ﻓﻬﺐ ﻟﻲ ﺗﻮﺑﺔ،
ﻭﺍﻏﻔﺮ ﺫﻧﻮﺑﻲ * * ﻓﺈﻧﻚ ﻏﺎﻓﺮ ﺍﻟﺬﻧﺐ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ ﻭﻧﻘﻞ ﻋﻦ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﺃﻧﻬﺎ ﺗﻘﺮﺃ ﺧﻤﺲ
ﻣﺮﺍﺕ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ ..ﺍﻟﺜﺎﻟﺜﺔ: ﻋﻦ ﻋﺮﺍﻙ ﺑﻦ ﻣﺎﻟﻚ، ﺃﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﺇﺫﺍ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ ﺍﻧﺼﺮﻑ
ﻓﻮﻗﻒ ﻋﻠﻰ ﺑﺎﺏ ﺍﻟﻤﺴﺠﺪ، ﻭﻗﺎﻝ: ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺃﺟﺒﺖ ﺩﻋﻮﺗﻚ، ﻭﺻﻠﻴﺖ ﻓﺮﻳﻀﺘﻚ،
ﻭﺍﻧﺘﺸﺮﺕ ﻛﻤﺎ ﺃﻣﺮﺗﻨﻲ، ﻓﺎﺭﺯﻗﻨﻲ ﻣﻦ ﻓﻀﻠﻚ ﻭﺃﻧﺖ ﺧﻴﺮ ﺍﻟﺮﺍﺯﻗﻴﻦ، ﻭﻗﺪ ﻗﻠﺖ
ﻭﻗﻮﻟﻚ ﺍﻟﺤﻖ
Beberapa Faidah
1. Ibni Abbas ra meriwayatkan bah wa Nabi SAW bersabda barang
siapa setelah usai Shalat Jum’at membaca ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ ﻭﺑﺤﻤﺪﻩ
100x maka ia diampuni seratus ribu dosanya, dan kedua orang tuanya
diampuni Dua Puluh empat ribu dosanya.
2. Dari Sayyid abdil Wahhab Assya’rani “ Barang siapa istiqomah
membaca dua bait ini pada setiap hari jumat, maka Allah akan
mengambil nyawanya dalam keadaan Ilam dengan tanpa ragu,
Dua bait itu adalah:
: ﺇﻟﻬﻲ ﻟﺴﺖ ﻟﻠﻔﺮﺩﻭﺱ ﺃﻫﻼ * * ﻭﻻ ﺃﻗﻮﻯ ﻋﻠﻰ ﻧﺎﺭ ﺍﻟﺠﺤﻴﻢ
ﻓﻬﺐ ﻟﻲ ﺗﻮﺑﺔ، ﻭﺍﻏﻔﺮ ﺫﻧﻮﺑﻲ * * ﻓﺈﻧﻚ ﻏﺎﻓﺮ ﺍﻟﺬﻧﺐ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ
Dan sebagian Ulama berpendapat “dua bait diatas dibaca lima kali
setiap setelah Shalat Jum’at”.
3. Dari Irak ibni Malik ‘’bahwasanya setiap selesai shalat jumat lalu
berdiri pada pintu masjid dan berdo’a:
: ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺃﺟﺒﺖ ﺩﻋﻮﺗﻚ، ﻭﺻﻠﻴﺖ ﻓﺮﻳﻀﺘﻚ، ﻭﺍﻧﺘﺸﺮﺕ ﻛﻤﺎ ﺃﻣﺮﺗﻨﻲ، ﻓﺎﺭﺯﻗﻨﻲ ﻣﻦ
ﻓﻀﻠﻚ ﻭﺃﻧﺖ ﺧﻴﺮ ﺍﻟﺮﺍﺯﻗﻴﻦ، ﻭﻗﺪ ﻗﻠﺖ ﻭﻗﻮﻟﻚ ﺍﻟﺤﻖ
I’anatu Tholibin Juz 2 Hal 106
Kemudian dalam kitab Bughyah juga dijelaskan:
ﻓﺎﺋﺪﺓ : ﻭﺭﺩ ﺃﻥ ﻣﻦ ﻗﺮﺃ ﺍﻟﻔﺎﺗﺤﺔ ﻭﺍﻹﺧﻼﺹ ﻭﺍﻟﻤﻌﻮﺫﺗﻴﻦ ﺳﺒﻌﺎً ﺳﺒﻌﺎً ﻋﻘﺐ ﺳﻼﻣﻪ
ﻣﻦ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﺜﻨﻲ ﺭﺟﻠﻴﻪ ﻏﻔﺮ ﻟﻪ ﻣﺎ ﺗﻘﺪﻡ ﻣﻦ ﺫﻧﺒﻪ ﻭﻣﺎ ﺗﺄﺧﺮ ، ﻭﺃﻋﻄﻲ ﻣﻦ
ﺍﻷﺟﺮ ﺑﻌﺪﺩ ﻣﻦ ﺁﻣﻦ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ ، ﻭﺑﻮﻋﺪ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻮﺀ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ ﺍﻷﺧﺮﻯ ، ﻭﻓﻲ
ﺭﻭﺍﻳﺔ ﺯﻳﺎﺩﺓ ﻭﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﻳﺘﻜﻠﻢ ﺣﻔﻆ ﻟﻪ ﺩﻳﻨﻪ ﻭﺩﻧﻴﺎﻩ ﻭﺃﻫﻠﻪ ﻭﻭﻟﺪﻩ ﻭﻳﻘﻮﻝ ﺑﻌﺪﻫﺎ ﺃﺭﺑﻊ
ﻣﺮﺍﺕ : ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻳﺎ ﻏﻨﻲ ﻳﺎ ﺣﻤﻴﺪ ، ﻳﺎ ﻣﺒﺪﻯﺀ ﻳﺎ ﻣﻌﻴﺪ ، ﻳﺎ ﺭﺣﻴﻢ ﻳﺎ ﻭﺩﻭﺩ ، ﺃﻏﻨﻨﻲ
ﺑﺤﻼﻟﻚ ﻋﻦ ﺣﺮﺍﻣﻚ ، ﻭﺑﻄﺎﻋﺘﻚ ﻋﻦ ﻣﻌﺼﻴﺘﻚ ، ﻭﺑﻔﻀﻠﻚ ﻋﻤﻦ ﺳﻮﺍﻙ ، ﺍﻫـ ﺑﺎﻋﺸﻦ
Faidah: Barangsiapa membaca surat alfatihah, al-ikhlas dan surat al-
mu’awwidzatain masing-masing tujuh kali setelah ia salam dari
shalat jumat sebelum ia melipat kedua kakinya(dalam arti kakinya
masih dalam posisi Tasyahud Akhir) maka diampunilah dosa yang
telah ia jalani, diberikan pahalanya orang beriman pada Allah dan
rasulNya, dan dijanjikan diajauhkan dari kejelekan hingga jumat
berikutnya, dalam sebuah riwayat ditambah keterangan dan sebelum
ia berbicara dijaga baginya agamanya, dunianya, keluarganya dan
anaknya dan setelah itu ia membaca Do’a empat kali yaitu :
: ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻳﺎ ﻏﻨﻲ ﻳﺎ ﺣﻤﻴﺪ ، ﻳﺎ ﻣﺒﺪﻯﺀ ﻳﺎ ﻣﻌﻴﺪ ، ﻳﺎ ﺭﺣﻴﻢ ﻳﺎ ﻭﺩﻭﺩ ، ﺃﻏﻨﻨﻲ ﺑﺤﻼﻟﻚ
ﻋﻦ ﺣﺮﺍﻣﻚ ، ﻭﺑﻄﺎﻋﺘﻚ ﻋﻦ ﻣﻌﺼﻴﺘﻚ ، ﻭﺑﻔﻀﻠﻚ ﻋﻤﻦ ﺳﻮﺍﻙ
Dari Kitab Bughyah al-Mustarsyidiin 175
Wallahu a'lam

Rabu, 13 April 2016

Tagged under:

Ngaji Bareng Ust Junaidi Sahal

بسم الله الرحمن الرحيم
💜🔹💜🔹💜🔹💜🔹💜
Tanya Jawab bersama Ust Junaidi Sahal  tentang "SABAR DALAM PENANTIAN"
💜🔹💜🔹💜🔹💜🔹💜
(www.dar-alkayyis.com)
Fanpage UJ:
https://m.facebook.com/UstadzJunaidiSahal
🔹Tanya:
Ustad jun aku mau tanya blh..
Kalo seumpama kita uda usaha kesana kemari..trus Allah masih blm kasih saya keturunan..dan saya maaf kadang mgga terima itu apa saya dosa? Kalo masalah doa dan usaha ngga perlu dibeberkan disini takutnya riya' tapi kadang ada pertanyaan besar..kenapa kok org yg blm siap, Allah titipkan keturunan..tapi kenapa kita yg menurut kita pribadi siap tapi Allah blm memberi..? Jadi ikhlas sangat luar biasa susah ustad jun..
🔹Jawab:
@ Nona...
Manusia itu pengetahuannya amat terbatas...
Manusia itu tidak tahu apa yg sdg terjadi, apalagi yg akan terjadi..
Bahkan manusia itu tdk tahu apa yg terbaik utk dirinya sendiri..
Terkdang manusia itu tahunya yg enak itu baik bg dirinya, dan yg nggak enak itu buruk baginya.. Padahal itu kaidah yg blm tentu benar.. Bukankah Alloh memiliki rumusan yg hrs kita yakinin..
كُرْهٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ (البقرة: 216)
"Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu me-nyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (Al-Baqarah: 216)
Bisa jadi apa yg kamu suka, justru bukan yg terbaik utkmu disisi Alloh.. Dan bisa jd yg kamu tdk suka, justru disisi Alloh adalah yg terbaik utkmu..
Kata kuncinya "Alloh Maha Tahu, dan kalian tdk tahu apa2"
So.. Sabarlah.. Bs jadi, ketidak hadiran anak, itu hanya masalh waktu saja..
Bukankah Nabi Ibrahim punya anak setelah 40 tahun lbh berdoa kpd Alloh..
Nah.. Kita sdh berapa tahun sih berdoa kpd Alloh.. Sdh brp tahun mengabdi kpdNya..
Kayaknya kita saja yg kurang sabar ya..
So... Sabar dan bersyukurlah.. Krn kita tdk tahu apa yg terjadi di 5 menit mendatang ini...
Tawakkal kpdNya, krn hanya Dia yg bisa kita andalkan.. Bukan lainnya..
Wallohu Alam
💜🔹💜🔹💜🔹💜🔹💜
YA ALLOH......
JADIKAN KAMI TERMASUK AL KAYYIS

Selasa, 12 April 2016

Tagged under:

Sejenak Pagi

MAHALNYA NERAKA, MURAHNYA SURGA

Neraka mahal, surga murah, loket ke neraka penuh sesak, banyak manusia antri. Rebut - rebutan, cakar-cakaran, takut tidak kebagian kursi. Tiket ke neraka mahal.

Harus merogoh kantong berjuta-juta, untuk dapat ikut berjalan ke sana.
❥ Maksiat itu mahal,
❥ Judi itu mahal,
❥ Zina itu mahal,
❥ Korupsi itu mahal,
❥ Dusta itu mahal.

Tetap saja orang-orang berbondong menuju neraka.

Jalan ke surga sunyi sepi.
Jalannya lebar, mulus dan bersih.
Tiketnya murah, tak perlu keluar uang banyak.
Loketnya bersih, ada AC, pelayannya ramah.
Tapi mengapa amat sedikit yang antri di loket ini?
❥ Puasa itu murah.
❥ Shalat itu murah.
❥ Sedekah itu murah.
❥ Senyum itu murah.
❥ Jujur itu murah.

Ternyata Nafsu telah memutar balik semua tatapan.
Yang buruk terlihat indah.
Yang baik terlihat sukar.
Ditempat ini aku baru sadar bahwa jalan ke syurga sepi.
Jalan ke neraka ramai.
Semoga menjadi renungan kita bersama.
Betapa sering terlupanya kita.
Selalu menuruti hawa nafsu, meninggalkan air kesejukan surga dan lebih tertarik pada panasnya neraka yang hanya membuat kita semakin haus dahaga, Naudzubillah...

Semoga tulisan ini dapat memberikan hikmah, baik kepada penyampai maupun kepada pembaca.

Silahkan bagikan agar kita dan teman-teman kita senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLOH SWT.

Ya ALLOH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke kebaikan & ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit, Fitnah, Prasangka Keji, Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk mrk yg masih jomblo.

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

Semoga Bermanfaat.
��❤��